BATULICIN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin memeriksa kesehatan warga binaan yang mengalami keluhan medis di Klinik Paripurna Lapas, Sabtu (24/10/2026). Pemeriksaan dilakukan petugas kesehatan dengan dukungan peserta Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan untuk menentukan penanganan sesuai kondisi masing-masing pasien.
Warga binaan dari berbagai blok hunian mendatangi klinik untuk menyampaikan keluhan kesehatan. Petugas kemudian memeriksa kondisi pasien sebelum memberikan penanganan, termasuk obat sesuai hasil pemeriksaan dan indikasi medis.
Petugas kesehatan Lapas Batulicin, Herdiansyah, mengatakan pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui kondisi pasien dan menentukan tindakan yang sesuai.
“Setiap warga binaan yang datang dengan keluhan kesehatan kami periksa terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan penanganannya. Pemberian obat disesuaikan dengan hasil pemeriksaan,” ujar Herdiansyah.
Menurut dia, pemeriksaan rutin juga membantu petugas mengidentifikasi keluhan yang membutuhkan perhatian lebih lanjut. Dengan demikian, warga binaan dapat berkonsultasi dan memperoleh penanganan ketika mengalami gangguan kesehatan.
Salah seorang warga binaan berinisial A mengatakan layanan klinik memberinya kesempatan untuk menyampaikan keluhan kepada petugas kesehatan.
“Dengan adanya pemeriksaan di klinik, kami bisa menyampaikan keluhan yang dirasakan dan mendapatkan penanganan dari petugas kesehatan,” kata A.
Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, mengatakan pemenuhan kebutuhan kesehatan merupakan bagian dari pelayanan kepada warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
“Kesehatan warga binaan menjadi salah satu perhatian kami dalam penyelenggaraan pelayanan di Lapas. Kami mendorong agar pemeriksaan dan penanganan kesehatan dilakukan secara rutin sesuai kebutuhan, sehingga setiap keluhan dapat ditindaklanjuti dengan baik,” ujar Thoha.
Lapas Batulicin menyatakan pemeriksaan rutin tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga akses pelayanan kesehatan bagi warga binaan. Penanganan diberikan berdasarkan kondisi masing-masing pasien.





