BANJARMASIN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin mengevaluasi capaian program dan kinerja selama Juli–September 2026 dalam Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Triwulan III di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan, Rabu, 21 Oktober 2026. Evaluasi tersebut menjadi bahan penyusunan rencana aksi untuk meningkatkan kinerja pada triwulan berikutnya.
Dalam rapat itu, para kepala unit pelaksana teknis (UPT) memaparkan capaian program dan kegiatan di satuan kerja masing-masing. Mereka juga menyampaikan rencana tindak lanjut untuk memperbaiki pelaksanaan tugas dan memenuhi target kinerja.
Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, mengatakan evaluasi berkala diperlukan untuk menilai pencapaian target sekaligus mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki.
“Anev Triwulan III menjadi momentum untuk menilai capaian yang telah diraih sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih perlu ditingkatkan. Bagi Lapas Batulicin, hasil evaluasi ini menjadi bahan perbaikan agar pelaksanaan program dan tugas pemasyarakatan pada periode berikutnya semakin terarah, efektif, dan akuntabel,” ujar Thoha.
Menurut dia, tindak lanjut evaluasi perlu dituangkan dalam rencana aksi yang jelas dan terukur. Pelaksanaannya juga perlu dipantau agar perbaikan yang direncanakan dapat berjalan sesuai target.
“Setiap rencana aksi harus disusun berdasarkan kebutuhan dan hasil evaluasi, disertai langkah pelaksanaan yang jelas serta pemantauan terhadap progresnya. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dan memastikan setiap program di Lapas Batulicin dilaksanakan secara bertanggung jawab sesuai target yang telah ditetapkan,” katanya.
Hasil evaluasi tersebut akan menjadi acuan Lapas Batulicin dalam menjalankan program pada Triwulan IV 2026. Lapas juga menekankan pentingnya koordinasi dan pemantauan pelaksanaan rencana aksi untuk mendukung peningkatan kinerja secara berkelanjutan.





