BATULICIN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin menyediakan layanan barbershop bagi warga binaan dan petugas dengan beragam pilihan model potongan rambut, Selasa (15/9/2026).
Barbershop yang berada di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Pujasera Lapas Batulicin itu beroperasi setiap hari pukul 08.00–17.00 Wita. Selain potong rambut, tersedia layanan semir untuk menjaga rambut tetap rapi dan terawat.
Sejumlah model potongan yang tersedia antara lain buzz cut, crew cut, french crop, undercut, fade cut, dan ivy league.
Layanan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian. Pengelolaannya dipercayakan kepada dua warga binaan yang bertugas melayani pelanggan, menjaga kebersihan area, serta melakukan pencatatan dan rekapitulasi layanan setiap hari.
Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Batulicin Harry Indrawan mengatakan barbershop menjadi sarana untuk memenuhi kebutuhan kerapian sekaligus mengembangkan keterampilan warga binaan.
“Barbershop menjadi salah satu sarana pembinaan kemandirian yang memberikan manfaat secara langsung. Warga binaan tidak hanya belajar meningkatkan kemahiran memotong rambut, tetapi juga dilatih bertanggung jawab terhadap pelayanan, kebersihan, serta pencatatan kegiatan secara tertib,” ujarnya.
Salah seorang warga binaan berinisial A mengaku senang dapat kembali mengasah kemampuan memangkas rambut yang sebelumnya dimilikinya.
“Sebelumnya saya memang sudah memiliki kemampuan memotong rambut saat berada di luar. Di sini kemampuan itu terus saya latih dan matangkan, sehingga saya semakin percaya diri dan punya rencana membuka barbershop setelah selesai menjalani pembinaan,” ungkapnya.
Kepala Lapas Batulicin Thoha Yahya Umar Sidiq mengatakan pembinaan kemandirian perlu terus dikembangkan agar warga binaan memiliki keterampilan yang dapat digunakan setelah kembali ke masyarakat.
“Pembinaan kemandirian harus memberikan bekal yang nyata bagi warga binaan. Melalui barbershop, mereka mendapatkan pengalaman bekerja, melayani, dan mengembangkan keterampilan yang diharapkan dapat menjadi modal untuk menata masa depan secara mandiri dan lebih baik,” katanya.





