BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memperkuat kapasitas pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi melalui bimbingan teknis (bimtek) manajemen dan tata kelola sebagai upaya mendorong koperasi yang profesional, sehat, dan berdaya saing.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumdagri) itu berlangsung di Gedung PKK Kapet, Kecamatan Simpang Empat, Selasa (14/7).
Membacakan sambutan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, Kepala Diskumdagri Eryanto Rais yang disampaikan Sekretaris Diskumdagri Romatua S. Simanjuntak mengatakan kemajuan koperasi tidak hanya ditentukan besarnya modal, tetapi juga kualitas manajemen, tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, serta integritas para pengurus.
Menurutnya, perkembangan teknologi, meningkatnya persaingan usaha, dan tuntutan transparansi mengharuskan koperasi terus beradaptasi agar mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggotanya.
“Pemerintah memberikan perhatian besar terhadap penguatan kelembagaan koperasi sebagai salah satu pilar utama ekonomi kerakyatan. Karena itu, koperasi diharapkan mampu tumbuh menjadi lembaga yang sehat, profesional, produktif, serta memberikan manfaat nyata bagi anggotanya maupun masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mendorong pengurus koperasi untuk meningkatkan disiplin administrasi, melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu, menyusun laporan keuangan yang akuntabel, mengembangkan unit usaha sesuai potensi daerah, serta memanfaatkan teknologi digital dalam pelayanan kepada anggota.
Sementara itu, Ketua Panitia Novita Mayasari mengatakan bimtek diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri atas pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi dari berbagai wilayah di Kabupaten Tanah Bumbu.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas kelembagaan koperasi agar mampu menjalankan organisasi secara profesional, transparan, akuntabel, mandiri, serta sesuai dengan prinsip-prinsip koperasi dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sebagai narasumber, Diskumdagri menghadirkan instruktur Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan, Rohadi Nursetya Wibawa. Materi yang disampaikan meliputi perencanaan dan penganggaran koperasi, manajemen risiko, serta penyusunan Standar Operasional Manajemen (SOM) dan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap kualitas tata kelola koperasi semakin meningkat sehingga mampu memperkuat kelembagaan, meningkatkan daya saing usaha, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan secara berkelanjutan.












