BATULICIN — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar workshop penyusunan Laporan Kinerja (LKj) sekaligus tindak lanjut evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP), Jumat (13/3), di Banjarbaru.
Kegiatan ini melibatkan pejabat struktural, mulai dari sekretaris dinas, sekretaris camat, kepala bidang, hingga pejabat perencanaan dan pelaporan di tiap perangkat daerah.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah Yulian Herawati menekankan pentingnya perubahan pola kerja birokrasi. Ia meminta agar kinerja tidak lagi sekadar berorientasi pada program, tetapi pada hasil yang dirasakan masyarakat.
“Fokus kita bukan hanya kegiatan, tapi hasil dan dampaknya bagi masyarakat,” ujar Yulian membacakan sambutan bupati.
Menurutnya, penguatan akuntabilitas tidak bisa dilepaskan dari kualitas sumber daya manusia serta sistem perencanaan dan pelaporan yang terintegrasi.
Workshop ini juga menjadi upaya menyatukan persepsi antarperangkat daerah dalam menerapkan manajemen kinerja yang lebih terukur dan berkelanjutan.
Kegiatan menghadirkan narasumber dari Kementerian PAN-RB, Alif Fajar Sidla, yang menangani wilayah Kalimantan Selatan. Turut hadir pula perwakilan Biro Organisasi Pemprov Kalimantan Selatan, Dimas Nor Irasy Kusuma.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap kualitas akuntabilitas kinerja terus meningkat seiring dengan perbaikan sistem dan kapasitas aparatur.












