BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mendorong percepatan digitalisasi transaksi daerah guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan meningkatkan efisiensi belanja.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanah Bumbu, Eryanto Rais, saat menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Wilayah Kalimantan Selatan 2026, Rabu (15/4/2026).
Eryanto mengatakan, Pemkab Tanah Bumbu siap memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung implementasi program TP2DD secara berkelanjutan.
“HLM TP2DD menjadi forum strategis untuk memperkuat implementasi digitalisasi transaksi pemerintah daerah, termasuk optimalisasi PAD dan efisiensi belanja,” ujarnya.
Kegiatan tersebut diikuti anggota TP2DD, kepala SKPD, serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, dengan melibatkan unsur Forkopimda, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), dan Bank Kalsel.
Dalam forum itu, dibahas pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Pembangunan Daerah dalam menyediakan layanan digital yang terintegrasi, aman, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Melalui percepatan digitalisasi transaksi, pemerintah daerah diharapkan mampu meningkatkan pendapatan sekaligus memberikan layanan publik yang lebih efektif dan efisien bagi masyarakat.












