BATULICIN – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanah Bumbu menyiapkan produk kerajinan lokal untuk dipromosikan dalam ajang Inacraft 2026. Tenun Pagatan berbordir menjadi salah satu produk yang didorong melalui inovasi desain dan pengembangan tampilan.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat evaluasi Dekranasda yang dipimpin Ketua Dekranasda Tanah Bumbu Andi Irmayani Rudi Latif di Gerai Dekranasda Pasar Minggu, Kecamatan Simpang Empat, Sabtu (3/10/2026).
Selain membahas persiapan Inacraft 2026, rapat tersebut mengevaluasi keikutsertaan Tanah Bumbu dalam Kriyanusa 2026. Evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki dalam promosi dan pengembangan produk kerajinan daerah.
Andi Irmayani mengatakan, inovasi diperlukan agar produk kerajinan lokal memiliki daya tarik dan nilai tambah, sekaligus mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
“Kita ingin produk kerajinan Tanah Bumbu terus berkembang dengan berbagai inovasi. Bukan hanya mempertahankan apa yang sudah ada, tetapi bagaimana kita memberikan sentuhan baru agar produk kita semakin menarik, memiliki nilai tambah dan semakin dikenal,” ujarnya.
Menurut dia, pengembangan kerajinan tidak cukup hanya berfokus pada produk. Strategi promosi dan pemasaran juga perlu diperkuat agar produk perajin lokal semakin dikenal masyarakat.
Karena itu, persiapan menuju Inacraft 2026 dilakukan dengan memperhatikan kualitas produk, kreativitas, serta karakter khas daerah yang ingin ditampilkan.
Dekranasda Tanah Bumbu berharap inovasi dan perluasan promosi dapat meningkatkan daya saing kerajinan lokal, membuka peluang pemasaran bagi para perajin, serta mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.
“Yang kita kembangkan bukan hanya produknya, tetapi juga bagaimana produk tersebut bisa dipromosikan dengan baik dan memiliki pasar yang lebih luas. Kita ingin kerajinan Tanah Bumbu terus tumbuh dan semakin membanggakan daerah,” katanya.





